“Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (Q.S. Al Anbiya : 30)
Ayat tersebut menekankan betapa pentingnya air bagi kehidupan makhluk
Allah di muka bumi. Tidak kurang Al Qur’an 53 kali menyebutkan lafadz
maa’, yang berarti air dalam ayat ayatnya. Dari air Allah menciptakan
segala sesuatu yang hidup, dengan kata lain, setiap sesuatu yang hidup
pasti mengandung air, dan akhirnya membutuhkan air untuk kelangsungan
hidupnya, sebagaimana firman Allah:
“Dialah yang menurunkan air dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi
minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, padanya kamu
menggembalakan ternakmu. “(Q.S. An Nahl: 10)
Air mengambil bagian yang terbesar di bumi, berupa lautan, danau, sungai
dan air tanah. Air juga menjadi bagian terbanyak dalam tubuh makhluk
hidup, pun bagi manusia. Kandungan air dalam tubuh manusia berkisar
sekitar 60 persen dari berat badan. Kandungan air pada tubuh yang kurus
lebih besar daripada tubuh yang gemuk. Pada tubuh orang yang kurus,
kandungan air umumnya mencapai 65 persen, sedangkan pada orang yang
gemuk hanya sekitar 55 persen. Keberadaan jumlah air ini harus
dipertahankan guna mendapatkan metabolisme tubuh yang stabil.
Air dalam tubuh manusia diperoleh dari 3 sumber, makanan, minuman dan
hasil metabolisme. Secara umum kontribusi air dari makanan dan air
metabolik sekitar sepertiga dari total asupan air, sisanya diperoleh
dari minuman. Dari minuman, air putih menempati preferensi minuman
terbanyak yang dikonsumsi, sekitar 70%, disamping teh, jus, susu, kopi,
dll.
MANFAAT AIR BAGI TUBUH MANUSIA
Secara eksplisit Allah memerintahkan manusia untuk memperhatikan air minumnya:
“Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum?” (Q.S. Al Waqi’ah: 68)
Mengingat pentingnya fungsi air, komite ahli gizi dunia memasukkan air sebagai unsur gizi ke enam, menggenapi 5 unsur gizi yang sudah ditetapkan sebelumnya, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Berikut beberapa fungsi air dalam metabolisme tubuh manusia:
1. Menstabilkan suhu tubuh
Air menghasilkan panas, meyerap dan menghantarkan panas ke seluruh tubuh sehingga dapat menjaga suhu tubuh tetap stabil. Air mendinginkan suhu tubuh dengan produksi keringat.Penguapan dari paru dan permukaan kulit membawa kelebihan panas keluar dari tubuh.
2. Memperlancar pencernaan
Minum 1-2 gelas air putih 1 jam sebelum makan akan membantu mempersiapkan pencernaan
sehingga pencernaan lancar dan terhindar dari masalah pencernaan
seperti gangguan lambung, susah buang air, hingga sembelit. Kecukupan
air juga membuat proses pembakaran kalori berjalan lebih optimal
sehingga tubuh akan terasa lebih fit setiap hari.
3. Peredaran darah
Peredaran darah adalah sistem transportasi utama dalam tubuh kita, yang
menjadi lalu lintas aneka nutrisi dan oksigen. Struktur air yang terdiri
dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen membuatnya mampu menjadi
bahan dasar berbagai reaksi kimia dalam tubuh dan dengan mudah bergerak
dari satu kompartemen ke kompartemen sel yang lain, serta dari sistem
yang satu ke sistem yang lain. Ketersediaan air yang cukup akan
melancrkan sistem transportasi ini, sebaliknya kekurangan air
(dehidrasi) membuat transportasi terganggu, sehingga menimbulkan banyak
keluhan, seperti kesemutan, mudah lelah, dll.
Dalam sistem pernafasan, air membantu transportasi oksigen, segera
setelah dihirup melalui paru-paru ke seluruh tubuh, kemudian membawa
kembali karbondioksida sebagai sisa metabolisme dari sel-sel menuju
paru-paru.
Ginjal menggunakan air guna menyaring ‘sisa’ dari peredaran darah guna
membuangnya melalui urin. Tak hanya itu, kecukupan air bagi tubuh dapat
mencegah terjadinya infeksi saluran kemih dan batu ginjal.
4. Otak
Rata-rata berat otak manusia adalah 1,4 kg, dimana 85 % diantaranya
terdiri dari air. Otak sangat sensitive terhadap kekurangan cairan,
dimana disebutkan bahwa otak bahkan tidak mampu untuk mentolerir
kekurangan air sebanyak 1 % dan jika berlangsung dalam waktu lama, maka
otak tidak dapat berfungsi secara baik. Manfaat minum air yang cukup
untuk otak antara lain : membantu tubuh untuk melengkapi kembali asupan
untuk neurotransmitter serotonin, membantu produksi melatonin (senyawa
yang berfungsi dalam pengaturan tidur), sebagai pemberi tenaga karena
air membuat sel dapat berfungsi serta membantu untuk mempertahankan daya
ingat karena dengan otak yang terjaga hidrasinya dapat membantu untuk
menanamkan informasi baru pada tempat penyimpan daya ingat di otak.
5. Sistem metabolisme
Air berfungsi sebagai pelarut zat-zat gizi berupa monosakarida, asam
amino, lemak, vitamin dan mineral serta bahan-bahan lain yangdiperlukan
seperti oksigen dan hormon.
Tersedianya cairan tubuh yang cukup akan membantu mengeluarkan racun
dalam tubuh. Air membersihkan racun dalam tubuh melalui keringat, air
seni, dan pernafasan.
6. Pemeliharaan kulit
Minum air putih akan membuat kulit terjaga kelembapannya dan mencegah
kulit menjadi kering. Konsumsi air yang cukup juga akan membuat kulit
menjadi bercahaya, terlihat lebih sehat dan muda, memperlambat timbulnya
kerutan dan juga membuat kulit terjaga elastisitas dan kelembutannya.
7. Pelumas dan bantalan sendi
Cairan tubuh sebagai lubrikan mampu melindungi dan melumasi gerakan pada
sendi dan otot. Cairan sendi ini memungkinkan sendi untuk bergerak
dengan baik dan meredam gesekan antar sendi. Tulang rawan yang terdapat
di ujung tulang juga memiliki kandungan air yang cukup besar sebagai
pelumas, sehingga dapat bergeser dengan bebas.
KECUKUPAN AIR
Karena sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, maka kehilangan 4%
cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja sebanyak 22%. Jika
kehilangan cairan lebih dari 7%, akan mengakibatkan rasa lemah, lesu,
dan pusing-pusing. Karena itu, dianjurkan untuk minum dengan cukup meski
belum merasa haus.
Dalam keadaan sehat dan fungsi ginjal yang normal, asupan air harus seimbang dengan keluaran air. Pengeluaran cairan tubuh akan meningkat pada kondisi tertentu seperti suhu lingkungan yang tinggi, suhu badan meningkat, atau setelah melakukan aktivitas fisik. Kondisi tersebut akan merangsang pusat rasa haus sehingga ada perasaan ingin minum.
Secara umum konsumsi air yang cukup pada orang dewasa ddalam keadaan basal adalah 2 liter dalam 24 jam. Jumlah ini penting untuk menghasilkan 2 liter urin, sebagai jumlah optimal untuk melarutkan berbagai sisa metabolisme dan membuangnya secara efektif.
Pada bayi dan anak anak, kebutuhan air dihitung berdasarkan rumus Darrow:
• Anak dengan berat badan > 10 kg
= 100 mL/kgBB
• Anak dengan berat badan 10 – 20 kg
=1.000 mL + 50 mL untuk setiap kg kenaikan BB di atas 10 kg
• Anak dengan berat badan > 20 kg
= 1.500 mL + 20 mL untuk setiap kg kenaikan BB di atas 20 kg
Dalam keadaan sehat dan fungsi ginjal yang normal, asupan air harus seimbang dengan keluaran air. Pengeluaran cairan tubuh akan meningkat pada kondisi tertentu seperti suhu lingkungan yang tinggi, suhu badan meningkat, atau setelah melakukan aktivitas fisik. Kondisi tersebut akan merangsang pusat rasa haus sehingga ada perasaan ingin minum.
Secara umum konsumsi air yang cukup pada orang dewasa ddalam keadaan basal adalah 2 liter dalam 24 jam. Jumlah ini penting untuk menghasilkan 2 liter urin, sebagai jumlah optimal untuk melarutkan berbagai sisa metabolisme dan membuangnya secara efektif.
Pada bayi dan anak anak, kebutuhan air dihitung berdasarkan rumus Darrow:
• Anak dengan berat badan > 10 kg
= 100 mL/kgBB
• Anak dengan berat badan 10 – 20 kg
=1.000 mL + 50 mL untuk setiap kg kenaikan BB di atas 10 kg
• Anak dengan berat badan > 20 kg
= 1.500 mL + 20 mL untuk setiap kg kenaikan BB di atas 20 kg
Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) telah mengeluarkan kartu
PURI (Periksa Urin Sendiri) sebagai indikator kecukupan konsumsi air
melalui pemeriksaan warna urin. PURI dapat dilakukan kapan saja kecuali
saat pertama bangun pagi karena urin dalam keadaan terkonsentrasi. Cara
pemeriksaan urin cukup dengan menampung urin dalam wadah bening saat
berkemih. Perhatikan warna urin dalam wadah di bawah cahaya matahari
atau lampu neon putih, bandingkan dengan tabel warna PURI. Untuk pria,
dapat langsung membandingkan warna aliran urih dengan tabel warna PURI.
Perlu diperhatikan bahwa warna urin mungkin dipengaruhi oleh makanan
atau obat-obatan yang dikonsumsi.
Begitu penting air bagi kehidupan kita,
seyogyanya kita syukuri dengan selalu memanfaatkannya sebaik dan
seefisien mungkin, agar Allah tak putus mengaruniakan air yang nikmat
untuk kita.
“Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air yang sangat enak.” (Q.S. Al Mursalaat: 27)
“Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air yang sangat enak.” (Q.S. Al Mursalaat: 27)
Gambar:
I. Kandungan air dalam organ tubuh manusia
I. Kandungan air dalam organ tubuh manusia
2. Kadar hidrasi berdasarkan warna urine
Tidak ada komentar:
Posting Komentar