Orang yang tidur dalam keadaan bersuci
Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari
Abdullah bin Umar ra., Bahwa Rasulullan SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur
dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia
tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan
karena tidur dalam keadaan bersuci ‘”(hadist ini dishahikan oleh Syaikh Al
Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37).
Orang yang duduk menunggu shalat
Imam Muslim meriwayatkan dari Abu
Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara
kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali
para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah
ia’” (Shahih Muslim no.469).
Orang –orang yang berada di shaf
bagian depan di dalam sholat
Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari
Barra’ bin ‘ Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan
para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang-orang) yang berada pada shaf-shaf
terdepan” (hadist ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib
wat Tarhib I/272).
Para malaikat mengucapkan ‘Amin’
ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu
Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “JIka seorang Imam membaca
‘ghairil maghdhuubi ’alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian
‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat,
maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (Shahih Bukhari no. 782).
Orang yang duduk di tempat sholatnya
setelah melakukan sholat.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu
Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat
kepada salah satu diantara kalian selama ia ada didalam tempat sholat dimana ia
melakukan sholatm selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya
Allah ampunilah dan sayangilah ia’” (Al Musnad no.8106, Syaikh Ahmad Syakir
menshahihkan hadist ini)
Orang-orang yang melakukan shalat
shubuh dan ashar secara berjama’ah.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu
Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat
shalat shubuh lalu malaikat (yang menyertai hambanya) pada malam hari (yang
sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (kelangit), dan malaikat pada
siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat
ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat ashar) naik
(kelangit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu
Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan haambaku?’,mereka
menjawab, Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami
tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah
mereka pada hari kiamat’” (Al Musnad no.9140), hadist ini dishahihkan oleh
Syaikh Ahmad Syakir)
Orang yang mendoakan saudaranya tanpa
sepengetahuan orang yang didoakan.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud
Darda’ ra., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya
yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan
dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya,
setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat
tersebut berkata ‘’aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”
(Shahih Muslim no. 2733)
Orang-orang yang berinfak
Imam Bukhari dan Imam Muslik
meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu
hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun
kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta
orang yang pelit’ (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010).
Orang yang makan Sahur.
Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani,
meriwayatkan dari Abdullah bi Umar ra., bahwa Rasulullah bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang
makan sahur” (hadist ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At
Tarhiib I/519).
Orang yang menjenguk orang sakit
Imam Ahmad meriwayatkan dari Ali bin Abi
Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Tidaklaah seorang mukmin menjenguk
saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan
bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan diwaktu malam
kapan saja hingga waktu shubuh” (Al Musnad no.754, Syaikh Ahmad Syakir
berkomentar “Sanadnya shahih”)
Seseorang yang mengajarkan kebaikan
kepada orang lain.
Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu
Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim
atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah
diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan seorang dan bumi, bahkan
semut didalam lobangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang
mengajarkan kebaikan pada orang lain”
(diShahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam
Kitab Shahih At Tirmidzi II/143)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar